Kehidupan ku seperti sandiwara, ada yang datang juga ada yang
pergi. Kemarin ada seseorang yang ingin mengubah kehidupan ku menjadi berwarna,
dan kau yang selama ini menjadi satu-satu nya dalam hidupku kembali untuk
memberikan harapan untuk ku. Aku tak tau apa aku hanya menjadi persinggahan
sementara apa aku hanya sebagai tempat kesepian saja. Orang-orang yang
mendekati aku selalu memberi harapan palsu. Setelah semua berakhir, kamu ! iya
kamu yang selama ini membuat aku hancur, muncul lagi dan menghilang lagi.
Seperti layaknya boneka diambil lalu dibuang. Sakit sekali, jika memang kamu
sudah ada yang punya, tak seharusnya kamu mendekati aku sejauh ini. Memangnya
kedekatan kita ini tidak menimbulkan rasa?? Mungkin kamu menganggapnya seperti
itu. Tapi, aku seorang wanita yang mempunyai hati pasti tersadar oleh semua
yang pernah kita rasakan selama ini. Aku capek dengan persaan ini. Tuhan
kirimkan aku lelaki yang bertanggung jawab kirimkan aku seseorang yang dapat
membuat aku bahagia dan berada lurus dijalanMu.
Rabu, 31 Desember 2014
Senin, 29 Desember 2014
Waktu Terindah
Malam ini, ketika aku selesai menunaikan shalat
Maghrib. Tiba-tiba ponsel ku berbunyi, ada sebuah pesan dari Dia. “katanya kamu
mau beli sepatu? Jadi nggak? Ayok mumpung aku udah pulang kerja” seketika itu
aku langsung bergegas segera ganti baju. Setelah aku selesai menunaikan shalat
Isya aku langsung menunggu bersama Ayah dan Ibu ku di depan rumahku.
Tak lama kemudian Dia datang menjemputku. Kami
sempat kehujanan di jalan. Pertama tujuan kami ke sebuah tempat parfum. Katanya
Dia dapat titipan parfum gitu deh. Setelah selesai membeli parfum, kami
lanjutkan beli sepatu. Tujuan pertama di toko sekitar jalan Mataram. Kami
mendapatkan running shoes.
Perjalanan kami lanjutkan untuk membeli sepatu
lagi. Di puteran deket Malioboro kami terjebak macet, alhasil motor
nyeliip-nyelip gitu deh. Memasuki kawasan malioboro kami masuk toko Bata, kami
memilih banyak sepatu disitu tetapi tidak ada yang Dia inginkan.
Lanjut kami ke Mall Malioboro, kami masuk ke
Bata juga, tetapi pilihan cuma sedikit, kemudian kami masuk ke Matahari Mall
disitu tidak ada yang Dia ingingkan juga. Kami pun langsung keluar mall, kami
kehujanan saat menyebrang jalan dan menuju Ramayana. Di Ramayana kami menyusuri
beberapa sepatu, alhasil tak dapat lagi deh. Dan kami kehujanan lagi yak.
Kami putuskan untuk ke Ramayana yang satunya.
Waktu parkir, bapak tukang parkirnya bilang “Mas, jangan lama-lama ya setengah
jam lagi parkirnya tutup”. Kami langsung bergegas masuk ke Ramayana, naik ke
lantai 3 melihat sepatu. Ternyata sepatunya sama semua dengan Ramayana yang
sebelumnya. Setelah berlama-lama menyusuri sepatu, akhirnya Dia dapat sepatu
yang pas buat Dia, Dia bingung mau beli satu apa dua. Dia putuskan buat beli
sepatu berwarna coklat.
Setelah keduanya mendapatkan sepatu, kami pun
pulang kerumah. Sekitar jalan Malioboro kami kehujanan, waktu sampai jalan
Godean ternyata disitu reda. Pukul 22.00 kami sampai rumah. Waktu itu aku
bingung karena jalan pulangnya tidak menuju rumahku, ternyata aku dibawa pulang
kerumahnya dahulu buat menaruh sepatunya.
Selesai menaruh sepatunya, aku diantar pulang
kerumah. Dan, alhamdulillah kamu bertanggungjawab mengantarkan aku sampai
rumah. Terimakasih ya buat muter-muternya gara-gara nyari sepatu buat kamu itu.
Inilah hal sederhana yang bisa membuat menjadi
spesial. Walaupun harus hujan-hujanan, dan aku baru dalam keadaan sakit. Tetapi
moment ini yang membuat aku menjadi bahagia, menjadi bersemangat untuk selalu
berucap syukur Alhamdulillah. Walaupun terkadang kamu membuat aku menangis.
Tetapi jika sudah didepan mata, kamu yang dapat melukis senyuman di wajahku.
Terimakasih atas waktu yang sudah kamu luangkan
untukku. Tidak akan aku lupakan, tidak akan aku sia-siakan. Kamu yang sederhana
yang membuat segalanya istimewa.
Minggu, 28 Desember 2014
Kehadiranmu
Kamu yang disana. Kamu yang
membuat aku diam tak berkata. Kamu yang selalu menghiasi senyumku. Ketika
matahari menyapa di pagi hari, ketika matahari mengucapkan selamat tinggal di
sore hari, bahkan sudah tidak Nampak lagi alias malam hari engkau selalu
menemani dalam kegiatan ku. Walau hanya menyapa di dalam pesan singkat, tapi
kau mebuat segalanya menjadi berwarna. Di setiap perhatian mu kuyakin pasti
terselip rasa sayang mu untuk ku.
Tapi semua yang ku sangka
ternyata salah. Saat aku mulai menganggumimu, mulai menyimpan rasa ketertarikan
kepadamu. Semua berbeda. Panggilan sayang itu tidak hanya untuk ku. Dan kau
mempunyai seorang bidadari nan jauh disana, yang tidak pernah kau ceritakan
sebelumnya. Hanya Tuhan yang tahu setulus apa perhatianku untuk mu. Kau begitu
bisa membuat aku menjadi terkatung katung bersama perasaan sayang ini.
Kini walau ku tau kamu
memiliki yang lain, tapi perasaan ini gak bisa ditutupi, ku menyayangimu tulus,
apa aku manusia bodoh? Tolol? Atau apalah ?
aku tak peduli. Apa kau menganggap ini hanya sandiwara ?
Semoga kita selalu diberi
waktu untuk selalu bersama dengan kebahagiaan kita J
Sabtu, 27 Desember 2014
KEBAHAGIAAN! UNTUK KU !
Kebahagiaan datang begitu cepat bahkan pergi pun terlalu cepat
Walau kita selalu berharap kebahagiaan akan selalu berpihak kepada
kita
Kebahagiaan, iya kebahagiaan
Satu kata yang membuat bibir melengkung keatas
Yang bisa merubah dunia yang dulunya gelap menjadi terang
Yang membuat kita selalu ingin berucap syukur alhamdulillah
Kebahagiaan itu datang sesaat, pergipun terlalu cepat
Kamu yang membuat ku bahagia, cerita kita terlalu singkat
Awal yang indah untuk membuat cerita
Kisah yang ingin ku ceritakan kepada dunia
Tentang kebahagiaan kita
Tetapi kamu menghilang, kamu menghilang bagai terbang terrbawa
angin tanpa jejak
Tetapi meninggalkan bekas, bekas yang berantakan
Apa itu sia- sia?
Tidak, kamu tidak pernah membuat ku sia-sia
Kamu tetap menjadi alasanku bisa tersenyum
Tersenyum jika aku tahu kamu bahagia
Bahagia dengan siapa aku tak peduli
Melihatmu tersenyum pun aku bisa tersenyum
Tersenyum diatas sajadah yang selalu menemaniku
Menemani setiap saat
Air mata yang menetes itu tanda kebahagiaan
Saat mendengar keadaanmu yang semakin bahagia, tanpa kehadiranku
Perlu kamu tahu sayang, bibirku selalu menyebut namamu saat aku
meminta kepada Tuhan tetang kebahagiaan
Agar aku selalu melihat senyummu,
Aku tak meminta kamu bahagia denganku, aku yang selalu mendoakanmu
pun sudah merasakan bahagia
Bahagia dalam halusinasi
Dan tersenyum dalam mimpi
Indah memang tetapi tak bisa terungkap J
Jumat, 26 Desember 2014
Cerita Semalam
Ini tentang
perjalanan kami, mulai dari berangkat hingga tidur terlelap. Ada 3 perempuan
dan 1 laki-laki, woww. Pukul setengah delapan kami berencana pergi ke sekaten
alias trans studio Yogyakarta. Di jalan ketika sudah mendekati alun-alun jalan
sudah dipenuhi pengunjung, oiya ini kan musim liburan makanya jalannya jadi
macet. Kami parkir di pakualaman seharga 3000, wow mahalnya.
Sampai didalam
Alun-alun teman saya langsung mengajak naik kora-kora. Kebayangkan? Langsung gimana
perutnya. Tiket naik wahana tersebut dikenakan 8000 buat satu orangnya. Saat itu,
aku nggak mau naik kora-kora itu, dan parahnya lagi aku diseret naik. Teriak demi
teriak, wow gila abis. Perut dikocok pengen muntah. Permainan kora-kora sekitar
15 menit. Selesai main kora-kora kami pun turun, kami lanjut berburu belanjaan.
Ketika berjalan kepala masih muter-muter pengen pingsan. Alhasil kamipun duduk
istirahat sambil nonton kesenian.
Disela-sela
istirahat kami, kami menceritakan kisah-kisah kecil kami. Kisah yang humoris,
nakal-nakalnya, bahkan ada yang menangis. Mengingat maasa kecil memang bikin
ketawa geli ya. Nggak kerasa sudah 2 jam kita duduk disitu. Kami putusin buat
pulang.
Perjalanan pulang
tiba-tiba perut keroncongan. Kami berhenti di sebuah warung pecel lele. Di sebuah
warung tersebut tanpa sengaja saya bertemu dengan kawan SMP saya, kemudian kami
saling sapa. Lanjut ke makan ya, di warung tersebut saat sedang makan kami pun
nggak bisa diam, tetep aja bercanda.
Selesai makan
kami pulang kerumah. Diperjalanan kita salah jalan, kita lewat ditepian
sawah-sawah, dingin sekali. Waktu itu menunjukkan pukul setengah 11 malam. Diperjalan
menuju rumah tanpa henti kami masih bergurau.
Sampailah dirumah.
Capek memang, tapi rasa capek itu bisa dikalahin dengan kebahagiaan kami
berempat. Setelah semua sampai rumah, tiba-tiba PING!!! Salah seorang kawan
saya bbm, membahas kejadian kami tadi. Status kita di bbm pun memenuhi RU,
lanjut kita masih bbman sampai jam 11. Satu persatu menghilang alias tidur,
disitu tinggal aku sendiri yang masih aktif di bbm. Tak lama kemudian sayapun
ikut tertidur juga.
Kebahagiaan,
iya kebahagiaan. Itu sebuah kata yang sederhana. Kata orang ketika putus dengan
pacar, ketika sedih-sedihnya sulit buat tersenyum, sulit buat bahagia. Tetapi kita?
Dalam keadaan apapun, kami selalu bahagia, tersenyum pun selalu menghiasi wajah
kami. Kebahagiaan itu mudah didapat, tidak harus dengan pacar. Dengan sahabat,
dengan orang-orang yang kita sayang, walaupun cuma sebentar tetapi sudah
menciptakan kebahagiaan.
Salam sahabat
kawan-kawanku. Saling sayang satu sama yang lain ya kawan ({})
Kamis, 25 Desember 2014
Dalam kapas yang berterbangan ada satu yang tetap berada pada tempatnya
Dalam kehidupan ini
Tak ada kisah abadi
Tak ada kisah tentang kebahagiaan abadi
Ketika semua menjauh
Ketika semua sudah tak ada yang mau mendekat
Kamu, iya kamu sahabatku
Seseorang yang selalu setia di sampingku
Selalu setia berada dihatiku
Selalu menuntunku ketika aku bahagia
Selalu memelukku dalam kesedihan
Berada di dekatmu, sudah tak ragu
Aku selalu menjadi sebuah bunga di pagi hari
Mekar karena embun
Walau ketika aku bahagia kamu selalu aku nomor duakan
Walau aku selalu mementingkan seseorang yang tak peduli
Tetapi kamu sabar menghadapi tingkah dan sikap
Sabahatku
Terimakasih untuk warna-warna ini
Yang selalu mengubah hitam menjadi pelangi
Yang selalu membuat ku tak berhenti tersenyum dan berkata
Kamu untukku sahabatku
Jangan khawatir sahabat
Aku gak akan pernah lupa dengan kamu
Dalam setiap doaku, namamu selalu kusebut
Kusebut agar senantiasa dalam lindungan Tuhan
Dimanapun dan bagaiamapun keadaanmu
Dalam kesendirian pun selalu ku sebut namamu
Berada didekatmu membuat ku bahagia
Entah mengapa, dengan kamu memelukku dan berkata
“kamu kenapa? Ada aku disini”
“jangan menangis, aku akan selalu membuatu tersenyum”
Aku merasa lupa dengan semua keadaanku
Saat aku lelah dan tak mampu melangkah
Kamu yang memegang tanganku dan menatap mataku
“jangan menyerah kawan, aku menuntunmu menuju suksesmu”
Ketika aku lupa dengan Tuhan dan lupa dengan segalanya
Kamu yang selalu merangkulku, “kamu salah kawan, jangan
lupakan Tuhan”
Detik ini
Semoga sahabatku selalu dalam lindungan Tuhan
Beri dia Kebahagiaan Ya Tuhan
Aku ingin selalu melihat dia tersenyum
Aku tak ingin, aku menjadi beban hidupnya
Aku sayang kamu sahabatku
Tak kan terganti J
Rabu, 24 Desember 2014
TENTANG KITA IYA MUNGKIN INI TENTANG KITA
Malam
ini, dalam sepi ini
Walau
aku sendiri
Tetapi
ku yakin Allah bersamaku
Allah
menjaga hati ini agar selalu bersamamu
Aku
pun tak menuntut kamu menjadi miliku
Aku
tak meminta mu memaksa rasamu
Ku
hanya bisa diam, diam dan menegadahkan kedua tanganku di hadapan Allah agar
kamu selalu dalam lindungannya
Betapa
hati ini teriris sakit saat kamu sedih, kecewa, dan marah dengan keadaan
Ini
mungkin tentang kita, atau hanya tentang aku
Aku
yang menyayangimu dalam doa
Aku
yang mencintaimu dalam angan
Ingin
ku atur waktu
Waktu
yang selalu berpihak kepadaku
Berpihak
agar kau selalu ada di sampingku
Daaaaan
tak mungkin
Tak
mungkin itu
Walau
ku tau matamu yang masih sering menatapku
Tanganmu
yang masih ingin didekat tanganku
Aku
merasakan itu
Aku
merasakan saat ada didekatmu
Kamu,
iya kamu
Kamu
yang mengecewakanku
Kamu
yang membuat aku terlantar dengan keadaan
Kamu
yang membuatku menjadi tak berarah
Tapi
kamu lah yang selalu menjadi bagian terindah dalam kehidupanku ini
Aku
sadar, aku tak mampu memberi yang kau inginkan
Karena
aku bukan dia, bukan mereka, bukan orang yang sempurna
Tapi
ku berusaha untuk menyempurnakan kehidupanmu
Aku
hanya seseorang yang ingin mendampingimu meraih kesuksesan mu
Untuk
siapa yang berada disampingmu dalam masa suksesmu, itu pilihanmu
Untuk
saat ini, ku harap kau memahami arti hidupmu untuk masa depanmu, agar kamu
menjadi yang terhebat
Bukan
menjadi yang tercela
Aku
merindukan mu
Aku
merindukan kisah kita (dulu)
Langganan:
Postingan (Atom)